Program Kerja AELI 2025–2028
Sambutan Ketua Umum AELI
Program kerja DPP AELI 2025–2028 disusun bukan sebagai daftar kegiatan semata, melainkan sebagai peta jalan transformasi organisasi untuk memastikan AELI hadir memberi manfaat nyata bagi anggota, publik, dan bangsa.
Di periode ini, AELI menegaskan target besar: dikenal sebagai Pusat Capacity Building Indonesia dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam kebijakan publik terkait Experiential Learning. Target tersebut hanya bisa dicapai bila seluruh bidang bergerak seirama, terukur, dan meninggalkan warisan sistem—bukan sekadar event.
Halaman ini merangkum arah, kerangka strategis, dan tahapan kerja AELI 2025–2028 agar publik dan anggota dapat melihat dengan jelas: apa yang AELI bangun, bagaimana cara kerjanya, dan dampak apa yang dituju.
Melalui Pengalaman, AELI Menginspirasi Bangsa.
Gigih Gesang
Ketua Umum AELI
Arah Besar 2025–2028
Dalam periode kepengurusan 2025–2028, AELI menargetkan diri untuk:
- Dikenal luas sebagai Pusat Capacity Building Indonesia, dan
- Menjadi mitra strategis pemerintah dalam merumuskan kebijakan publik terkait Experiential Learning.
Kerangka Gerak Organisasi
Program Kerja DPP AELI 2025–2028 disusun berdasarkan Empat Amanah Munas VII yang menjadi arah gerak organisasi: Groundworks, Level-Up, Exposure, dan Advokasi.
Groundworks
Memastikan pondasi data, tata kelola, dan sistem organisasi berjalan rapi.
Level-Up
Memperkuat kapasitas anggota melalui sertifikasi, akreditasi, pelatihan, dan pengetahuan.
Exposure
Memperluas jejaring, menguatkan advokasi, dan meneguhkan posisi AELI di ruang publik.
Values
Menumbuhkan budaya organisasi, membina DPD, dan menginternalisasi nilai luhur AELI.
Tahapan Transformasi 3 Tahun
Arah besar ini dicapai melalui transformasi bertahap:
1️⃣ Tahun Pertama (2025–2026) – Fondasi
AELI hadir sebagai wadah berkualitas bagi pelaku capacity building.
2️⃣ Tahun Kedua (2026–2027) – Implementasi
AELI tampil sebagai pelaku capacity building nasional, termasuk intervensi langsung pada program-program pemerintah.
3️⃣ Tahun Ketiga (2027–2028) – Positioning Nasional
AELI diakui sebagai pusat capacity building nasional dan rujukan kebijakan pemerintah.
AKSESIBEL sebagai Urat Nadi Transformasi
Seluruh program kerja periode ini dipayungi oleh AKSESIBEL – AELI Knowledge Sharing & Information Base of Experiential Learning.
AKSESIBEL menjadi “urat nadi” organisasi: memastikan setiap program tidak hanya menghasilkan kegiatan nyata, tetapi juga meninggalkan aset digital yang dapat diakses dan menjadi rujukan bersama.
Dengan AKSESIBEL, setiap bidang ditargetkan memiliki dua output: (1) kegiatan nyata, dan (2) aset digital yang bisa diakses luas—agar AELI hadir lebih dekat kepada anggota, menjangkau publik lebih luas, dan meneguhkan posisi sebagai pusat capacity building.
Fokus Tahun Pertama: AKSESIBEL Beta
Semester pertama kepengurusan difokuskan untuk membangun fondasi organisasi dengan satu target utama: menghadirkan AKSESIBEL versi Beta sebagai wadah digital terpadu AELI, sehingga sejak awal platform ini sudah berisi data, dokumen, dan aset digital yang merepresentasikan wajah AELI.
Bagaimana Program Kerja Ini Dijalankan
Program kerja dijalankan sebagai “kontrak moral” gerak bersama yang menuntut kolaborasi lintas bidang dan dukungan aktif anggota di pusat maupun daerah. Seluruh amanah ini dijalankan secara terintegrasi untuk menegaskan peran AELI sebagai pusat pengembangan kapasitas SDM nasional.