
BPMP Provinsi DKI Jakarta, 28-29 Agustus 2025 Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Experiential Learning Indonesia (DPP AELI) resmi menggelar Rapat Program Kerja untuk masa bakti 2025–2028. Pertemuan strategis ini menjadi momentum krusial bagi jajaran pengurus baru untuk menyelaraskan langkah demi kemajuan industri experiential learning di Indonesia.
Memulai dengan Perubahan Paradigma
Rangkaian acara hari pertama dibuka dengan sesi yang sangat mencerahkan, “Change Mindset for Engagement”, yang disampaikan langsung oleh Ketua Dewan Pembina AELI, Bapak Robby Sheahan. Dalam sesi yang penuh energi tersebut, beliau menekankan bahwa keberagaman latar belakang dalam susunan pengurus periode ini adalah sebuah kekayaan organisasi.
“Perbedaan justru memperkaya kita, asalkan ada keterbukaan (openness) untuk saling memahami, menerima kritik, dan memberikan umpan balik yang konstruktif,” ungkap Pak Robby.
Pesan ini menjadi pengingat penting bahwa kekuatan AELI terletak pada kolaborasi antarindividu yang memiliki satu visi meski berasal dari latar belakang yang berbeda.

Menyelaraskan Visi Sesuai Amanah Munas
Setelah sesi mindset, agenda dilanjutkan dengan pemaparan visi kepengurusan oleh Ketua Umum DPP AELI, Mas Gigih. Sesi ini bertujuan untuk memastikan seluruh pengurus bergerak di koridor yang sama sesuai dengan amanah yang telah ditetapkan dalam Musyawarah Nasional (Munas) sebelumnya.
Diskusi kemudian mengerucut ke tingkat bidang di bawah panduan Badan Pimpinan. Setiap Kepala Bidang (Kabid) mulai memetakan arah program kerja awal, yang menjadi pijakan penting untuk membangun ekosistem AELI yang kuat selama tiga tahun ke depan.

Merumuskan Strategi yang Berdampak
Memasuki hari kedua, suasana rapat menjadi lebih fokus dan produktif. Setiap bidang memaparkan rencana kerja secara mendalam, mulai dari identifikasi tantangan di lapangan hingga strategi eksekusi yang akan ditempuh.
Proses ini bukan sekadar menyusun daftar kegiatan tahunan, melainkan upaya kolektif dalam merumuskan arah perjalanan AELI untuk empat tahun mendatang. Fokus utamanya adalah bagaimana setiap program kerja dapat memberikan manfaat nyata bagi anggota dan memberikan dampak positif bagi industri pengembangan SDM di Indonesia.
Komitmen Menuju Masa Depan
Rapat Kerja ini ditutup dengan semangat kebersamaan yang kuat. Dengan komitmen pada inovasi dan kolaborasi, DPP AELI 2025–2028 bertekad untuk mewujudkan program-program yang tidak hanya inovatif secara konsep, tetapi juga aplikatif dan berdampak luas.
Langkah awal telah dipijak, dan AELI siap berlari untuk membawa industri experiential learning ke level yang lebih tinggi.