Melalui Paviliun AELI di IOITE 2026, sembilan peserta dari jaringan anggota AELI memperkenalkan produk dan kompetensinya kepada industri Outing dan Incentive Travel, sekaligus membuka peluang kerja sama dengan perusahaan dan pelaku industri lainnya.
TANGERANG, 12 Oktober 2026 – Asosiasi Experiential Learning Indonesia (AELI) menghadirkan Paviliun AELI dalam Indonesia Outing & Incentive Travel Expo (IOITE) 2026 yang berlangsung pada 8–11 Oktober 2026 di Hall 7, Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2, Tangerang, Banten.
Sebagai Association Partner IOITE 2026, AELI memanfaatkan momentum pameran ini untuk memperkenalkan kompetensi dan berbagai program yang dikembangkan oleh anggotanya kepada pasar Outing dan Incentive Travel.
Melalui Paviliun AELI, para anggota memperoleh ruang bersama untuk menampilkan produk, membangun jejaring, dan membuka kesempatan kolaborasi dengan perusahaan, penyelenggara perjalanan, pengelola destinasi, serta berbagai pelaku industri lainnya.
Kehadiran paviliun ini sekaligus menjadi salah satu langkah AELI dalam memperkuat posisi anggotanya sebagai pelaku industri yang memiliki kompetensi dan produk Experiential Learning.
Sembilan Peserta Berpartisipasi dalam Paviliun AELI
Paviliun AELI menghadirkan sembilan peserta yang memiliki beragam produk, layanan, dan kompetensi dalam ekosistem Experiential Learning Indonesia.
Kesembilan peserta tersebut adalah Duage Management, Red Avenue Indonesia, Lido Adventure Park, Deboer Kreasi Asia, Ris Consulting, Inti Jasa Kreatif, Kaniki Action Partner, Wit Gedhang Consulturement, dan Jakarta Outbound.
Keikutsertaan mereka memperlihatkan keberagaman pelaku yang tergabung dalam jaringan AELI, baik dari sisi pendekatan program, karakter aktivitas, maupun layanan yang ditawarkan kepada pengguna jasa.
Melalui ruang pameran bersama, setiap peserta memiliki kesempatan untuk memperkenalkan keunggulan produk dan kompetensinya secara langsung kepada pengunjung IOITE 2026.
Bagi AELI, partisipasi ini bukan hanya tentang kehadiran anggota dalam sebuah pameran. Lebih dari itu, Paviliun AELI menjadi wadah kolaborasi untuk memperluas pengenalan pasar terhadap produk dan layanan yang selama ini telah dikembangkan oleh para pelaku Experiential Learning.
Kehadiran sembilan peserta tersebut juga menunjukkan adanya semangat bersama untuk memperkuat posisi anggota AELI dalam industri Outing dan Incentive Travel Indonesia.
Membawa Produk Anggota Lebih Dekat kepada Pasar
Salah satu tantangan yang dihadapi para pelaku Experiential Learning adalah memperluas akses terhadap pengguna jasa yang membutuhkan program sesuai dengan kompetensi dan produk yang mereka miliki.
Di berbagai daerah Indonesia, anggota AELI telah mengembangkan beragam program berbasis pengalaman, termasuk program Outing dan Incentive Travel yang memanfaatkan potensi destinasi setempat.
Kekayaan alam, budaya, sejarah, kehidupan masyarakat, serta kearifan lokal menjadi sumber pengalaman yang dapat dikembangkan menjadi program eksplorasi yang autentik dan bermakna.
Namun, tidak semua produk tersebut telah dikenal secara luas oleh perusahaan dan organisasi yang menjadi calon pengguna jasa.
Di sisi lain, perusahaan maupun penyelenggara perjalanan juga membutuhkan referensi program yang lebih beragam untuk menghadirkan pengalaman yang sesuai dengan tujuan kegiatan mereka.
Melalui Paviliun AELI, para anggota memperoleh kesempatan untuk mempertemukan produk yang mereka miliki dengan kebutuhan pasar tersebut.
Pengunjung dapat mengenal lebih dekat karakter program yang ditawarkan, memperoleh penjelasan langsung dari provider, serta menjajaki kemungkinan kerja sama untuk penyelenggaraan kegiatan.
Kesempatan ini menjadi penting karena pengenalan terhadap sebuah program tidak selalu cukup melalui informasi destinasi atau daftar aktivitas.
Calon pengguna jasa juga perlu memahami pengalaman seperti apa yang akan dijalani peserta dan manfaat apa yang dapat diperoleh dari program tersebut.
Dari Destinasi Menjadi Pengalaman yang Bermakna
Dalam industri Outing dan Incentive Travel, destinasi merupakan salah satu daya tarik utama yang menjadi pertimbangan pengguna jasa.
Indonesia memiliki kekayaan destinasi dengan karakteristik yang sangat beragam. Mulai dari kawasan pegunungan, pedesaan, pesisir, hingga destinasi budaya dan perkotaan.
Namun, nilai sebuah destinasi tidak hanya terletak pada keindahan tempat atau fasilitas yang tersedia.
Setiap destinasi juga memiliki potensi pengalaman yang dapat dieksplorasi melalui interaksi dengan lingkungan, budaya, masyarakat, dan berbagai aktivitas khas daerah.
Melalui metode Experiential Learning, potensi tersebut dapat dikembangkan menjadi program yang mengajak peserta terlibat secara aktif dalam pengalaman eksplorasi.
Peserta tidak hanya mengunjungi suatu tempat, tetapi juga dapat mencoba aktivitas baru, mengenal kehidupan masyarakat, memahami kearifan lokal, menghadapi tantangan, dan menemukan pembelajaran dari pengalaman yang dijalani.
Pendekatan ini dikenal sebagai Destination-Based Exploration Program, yaitu program yang menjadikan eksplorasi destinasi sebagai media utama untuk menghadirkan pengalaman dan pembelajaran.
Program seperti ini dapat menjadi pilihan bagi perusahaan yang ingin menyelenggarakan Outing dan Incentive Travel dengan pengalaman yang seru, menyenangkan, autentik, sekaligus memiliki makna bagi pengembangan kapasitas SDM.
Yang ditawarkan bukan sekadar perjalanan menuju sebuah destinasi, tetapi pengalaman eksplorasi yang dirancang agar peserta dapat menikmati kegiatan sekaligus memperoleh pembelajaran yang relevan.
Inilah salah satu nilai yang ingin diperkenalkan AELI kepada industri melalui kehadiran para anggotanya dalam IOITE 2026.
Memperkuat Peran Anggota dalam Industri Outing dan Incentive Travel
Anggota AELI memiliki peran penting dalam pengembangan program berbasis pengalaman di Indonesia.
Selain memiliki kompetensi dalam merancang dan memfasilitasi proses pembelajaran, banyak anggota juga telah memiliki produk program yang dikembangkan berdasarkan karakteristik destinasi dan kebutuhan pengguna jasa.
Produk-produk tersebut menjadi bagian dari kekuatan industri Experiential Learning yang dapat mendukung kebutuhan perusahaan, organisasi, maupun penyelenggara perjalanan.
Melalui program yang dikembangkan, anggota AELI dapat menghadirkan pengalaman eksplorasi yang relevan dengan berbagai tujuan kegiatan, mulai dari apresiasi pegawai, membangun kebersamaan, memperkuat hubungan kerja, hingga pengembangan kapasitas individu dan tim.
Karena itu, peran anggota AELI dalam industri Outing dan Incentive Travel tidak terbatas pada penyedia aktivitas tambahan.
Mereka juga merupakan pengembang dan penyelenggara program yang mampu mengolah potensi destinasi menjadi pengalaman utama bagi peserta.
Kompetensi dan produk yang telah dimiliki tersebut perlu terus diperkenalkan agar semakin dikenal dan memperoleh tempat yang sesuai dalam ekosistem industri.
Paviliun AELI menjadi salah satu sarana untuk mendukung upaya tersebut.
Melalui partisipasi bersama, para anggota tidak hanya memperkenalkan lembaganya masing-masing, tetapi juga ikut membangun pemahaman pasar mengenai keberagaman produk dan kompetensi yang dimiliki industri Experiential Learning Indonesia.
Membuka Peluang Kolaborasi Lintas Industri
Penyelenggaraan Outing dan Incentive Travel melibatkan berbagai bidang usaha yang saling berkaitan.
Perusahaan dan organisasi berperan sebagai pengguna jasa. Pelaku industri perjalanan memiliki kompetensi dalam pengelolaan transportasi, akomodasi, dan perjalanan. Penyelenggara acara mengembangkan konsep serta kebutuhan produksi kegiatan, sementara pengelola destinasi menyediakan fasilitas dan potensi pengalaman.
Di dalam ekosistem tersebut, para provider Experiential Learning memiliki kompetensi untuk mengembangkan dan menyelenggarakan program pengalaman yang sesuai dengan karakter destinasi dan tujuan peserta.
Kolaborasi antarpelaku industri memungkinkan berbagai kompetensi tersebut saling melengkapi.
Bagi penyelenggara perjalanan, misalnya, program eksplorasi destinasi yang dikembangkan anggota AELI dapat memperkaya pilihan produk yang ditawarkan kepada klien.
Sementara bagi perusahaan, kolaborasi ini membuka kesempatan untuk memperoleh program Outing dan Incentive Travel yang tidak hanya menarik dari sisi destinasi dan aktivitas, tetapi juga memiliki nilai pengalaman dan pembelajaran yang lebih jelas.
Melalui IOITE 2026, para peserta Paviliun AELI memiliki kesempatan untuk membangun komunikasi dan menjajaki berbagai peluang kemitraan tersebut.
AELI berharap hubungan yang terbangun selama pameran dapat menjadi awal dari kolaborasi yang terus berkembang setelah kegiatan berakhir.
Paviliun AELI dan INDEX, Memperluas Akses Produk Anggota
Selain menghadirkan Paviliun AELI, AELI juga memperkenalkan INDEX by AELI (Indonesia Destination-Based Exploration) melalui booth khusus dalam IOITE 2026.
Kedua inisiatif ini memiliki peran yang saling melengkapi dalam upaya memperluas pengenalan dan akses pasar bagi anggota.
Paviliun AELI menjadi ruang pertemuan langsung antara peserta pameran dengan calon pengguna jasa maupun mitra industri.
Sementara INDEX merupakan direktori digital yang dikembangkan untuk menghimpun dan memperkenalkan berbagai Destination-Based Exploration Program dari anggota AELI di seluruh Indonesia.
Melalui INDEX, pengguna jasa dapat mengeksplorasi pilihan program berbasis destinasi, mengenal pengalaman yang ditawarkan, serta terhubung langsung dengan provider penyelenggaranya.
Hingga pelaksanaan IOITE 2026, sekitar 30 provider anggota AELI telah memasukkan puluhan program Outing dan Incentive Travel yang dapat diakses melalui INDEX.
Pengembangan platform tersebut masih terus berlangsung dengan membuka kesempatan bagi lebih banyak anggota untuk memperkenalkan program unggulan mereka.
Dengan demikian, upaya memperluas akses pasar tidak hanya dilakukan melalui keikutsertaan dalam pameran, tetapi juga didukung oleh sarana digital yang dapat menjangkau pengguna jasa secara lebih luas.
Langkah Bersama Memperkuat Daya Saing Anggota
Kehadiran Paviliun AELI di IOITE 2026 menjadi salah satu wujud kolaborasi organisasi dan anggota dalam memperkuat pengenalan produk Experiential Learning kepada pasar.
Melalui partisipasi sembilan peserta, AELI menunjukkan bahwa anggotanya telah memiliki produk, layanan, dan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri Outing dan Incentive Travel.
Namun, memperluas akses pasar merupakan proses yang membutuhkan upaya berkelanjutan.
Selain menghadirkan ruang promosi dan pertemuan bisnis, diperlukan peningkatan kualitas produk, penguatan kompetensi, pengembangan jejaring, serta kolaborasi yang semakin erat antarpelaku industri.
AELI berkomitmen untuk terus mendorong berbagai upaya tersebut agar semakin banyak anggota memperoleh kesempatan memperkenalkan produk dan mengembangkan usahanya.
AELI juga menyampaikan apresiasi kepada Panorama Media sebagai penyelenggara IOITE 2026, IVENDO, serta sembilan peserta Paviliun AELI yang telah mengambil bagian dalam kegiatan ini.
Partisipasi tersebut menjadi langkah bersama dalam memperkuat pengakuan terhadap kompetensi anggota AELI sekaligus memperkenalkan keberagaman program berbasis pengalaman yang dimiliki Indonesia.
Karena kekuatan industri Outing dan Incentive Travel Indonesia bukan hanya terletak pada kekayaan destinasinya, tetapi juga pada kemampuan para pelaku industri dalam mengembangkan kekayaan tersebut menjadi pengalaman yang seru, autentik, menyenangkan, dan bermakna.
Melalui kolaborasi, penguatan kompetensi, dan perluasan akses pasar, AELI berharap semakin banyak program unggulan anggotanya dapat dikenal serta dimanfaatkan oleh perusahaan dan organisasi di Indonesia.
AELI | Through Experience Inspiring Nation
Bersatu! Berjaya! Berdampak!